Aliansi Mahasiswa Unila Gelar Aksi Protes Korupsi di Rektorat

Teknokra/Sepbrina Larasati
416 dibaca

Teknokra.co: Mahasiswa yang tergabung dalam ‘Aliansi Mahasiswa Universitas Lampung’ melakukan orasi secara kolektif di depan gedung Rektorat Unila, pada Senin (22/8). Aksi tersebut  merupakan reaksi terhadap penangkanapn Rektor serta kroni-kroninya atas kasus suap penerimaan mahasiswa baru.

Orasi yang disampaikan oleh perwakilan dari elemen mahasiswa di Unila tersebut, berisikan tujuh tuntutan yang sebelumnya telah dirumuskan oleh aliansi.

Rizki Dwi (Fisika’18), salah satu orator dalam aksi tersebut menuntut adanya penindakan hingga ke akar rumput. Menurutnya, korupsi di Unila merupakan masalah struktural.

“Di gedung ini (Rektorat), masih banyak kasus korupsi yang belum terungkap di mulai hal-hal kecil mulai dari pungli, yang diperiksa seharusnya jangan kepalanya doang,” katanya.

Ia yakin sepenuhnya jika masih ada korupsi lain di lingkungan Unila. Ia sangat menyayangkan tindakan korupsi Rektor yang merupakan ketua forum rektor nasional.

“hal sepele gitu, masih kecil proyek kalo korupsinya cuman segitu, (kalau) baru pertama kali nggak mungkin, saya yakin masih ada bilik-bilik di belakangnya,” katanya.

Antuk Nugrahaning Pangeran (Teknik Kimia’20), yang menjadi koordinator Forum Komunikasi Unit Kegiatan Mahasiswa tingkat Universitas (Forkom UKM-U), juga menjadi orator aksi.

Ia mengeluhkan masalah-masalah yang dihadapi UKM, seperti pembangunan graha kemahasiswan, kondisi fasilitas yang buruk dan berbagai masalah lainnya.

“Kemana uang kami pak?,” teriak Antuk.

Lalu, ia pun menyampaikan pesan khusus di hadapan mahasiswa, ia berharap agar Plt Rektor yang dipilih nantinya dapat terus dikawal.

“tetapi secara tidak langsung bapak-bapak kita mencoreng nama kita. Mari kita kawal bersama siapapun yang mungkin nantinya menjadi Plt rektor, jangan sampai tidak mewadahi kita untuk kembali mengharumkan nama Unila,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + eleven =