Pentingnya Narasi di Era Digital

Diskusi publik yang diadakan oleh Jurnal Penelitian Pendidikan (JPP), Klasika, Komisi Keadilan Perdamaian dan Pastoral Migran Perantau (KKPPMP), serta Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) Lampung dengan tema "Membangun Narasi Damai dalam Demokrasi" di Mister Geprek 3 pada Kamis, (21/12). Foto : Teknokra/ Faridh Azka Alfathani
379 dibaca

Teknokra.co : Diskusi publik yang diadakan oleh Jurnal Penelitian Pendidikan (JPP), Klasika, Komisi Keadilan Perdamaian dan Pastoral Migran Perantau (KKPPMP), serta Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) Lampung dengan tema “Membangun Narasi Damai dalam Demokrasi” di Mister Geprek 3 pada Kamis, (21/12) membahas pentingnya narasi di era digital terkait perpolitikan Indonesia.

Salah satu narasumber, Bernarda Triwara Rurit mengatakan, bahwa narasi sangat penting dan menulis tanpa kata akhir adalah proses di era digital.

“Sebenarnya di era digital ini ada proses yang bisa kita semua jalani, yaitu narasi tadi. Menulis itu tidak ada kata akhir. Saya menekankan narasi itu sangat penting. Kita semua bisa menjadi narator hebat menebus ruang dan waktu,” katanya.

Bernarda menambahkan, bahwa pelatihan pembuatan narasi, fotografi, videografi, public speaking, dan desain grafis di Lampung menjadi hal yang sangat penting. Generasi milenial dan gen Z dianggap peduli dengan kesetaraan dan membutuhkan keahlian-keahlian tersebut.

“Saya tahu anak-anak generasi milenial X, Y, Z itu adalah generasi yang sangat peduli dengan kesetaraan dan saya tahu dengan pasti hal itu,” tambahnya.

Narasumber lainnya, Fuad Abdulgani selaku dosen jurusan Sosiologi Universitas Lampung (Unila) menyoroti banyaknya tumpang tindih informasi di masyarakat dan situasi demokrasi yang tidak baik, terutama terkait pemilihan mum (Pemilu). Ia menekankan, bahwa peran narasi dalam pemilu memiliki efek signifikan dan dapat mempengaruhi kekuasaan.

“Kalau kampanye itu kan cara untuk bisa memenangkan hati pemilih kan bisa bermacam-macam, spektrumnya bisa dari cara yang elok dan bisa juga tidak elok. Dari cara yang elegan dan efektif terhadap orang lain itu kan bisa bermacam-macam,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen + fourteen =