Cegah Perundungan Sejak Dini, Mahasiswa KKN-PLP Hadimulyo Timur Adakan Sosialisasi

69 dibaca

Teknokra.co : Sosialisasi Anti Perundungan diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Lampung (Unila) Tahun 2026 Hadimulyo Timur di SDN 10 Metro Pusat pada Selasa, (10/2).

Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pencegahan, penanganan, serta memberikan pemahaman tentang sistem sanksi bagi pelaku perundungan agar tercipta lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari pihak kepolisian. Narasumber pertama, AKP R Teguh Pranoto yaitu Kapolsek Metro Pusat. Ia memberikan sambutan pembuka sekaligus menyampaikan materi tentang bahaya perundungan bagi peserta didik. Beliau menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam mencegah tindakan perundungan sejak dini.

Bullying bukan hal sepele. Korban dapat mengalami trauma berkepanjangan. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk berani bersuara dan melaporkan jika melihat atau mengalami perundungan,” tegasnya.

Narasumber kedua, yakni Aiptu Sumartina selaku Kanit Binmas Metro Pusat, memaparkan secara mendalam mengenai makna perundungan, faktor-faktor penyebab terjadinya perundungan, dampak yang ditimbulkan bagi korban maupun pelaku, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang dapat dilakukan oleh siswa, guru, dan orang tua. Beliau juga menjelaskan prosedur pelaporan kasus perundungan serta sistem sanksi yang berlaku bagi pelaku sesuai aturan hukum yang ada.

Kegiatan ini juga didampingi oleh Aipda Agustinus, Bhabinkamtibmas Hadimulyo Timur, dan Aiptu Sebastian Hamid, Bhabinkamtibmas Hadimulyo Barat, yang turut memberikan penguatan kepada siswa mengenai pentingnya sikap saling menghormati dan menjaga ketertiban di lingkungan sekolah.

Koordinator Sekolah KKN-PLP Hadimulyo Timur SDN 10 Metro Pusat yaitu Ahmat Nuryasir (PGSD ’23) menjelaskan bahwa program ini merupakan respons terhadap kebutuhan mendesak akan pendidikan karakter dan pencegahan kekerasan di sekolah.

“Kami berharap melalui sosialisasi ini, siswa memahami bahwa perundungan adalah tindakan yang salah. Pencegahan dimulai dari kesadaran bersama,” ungkap Yasir.

Siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 SDN 10 Metro Pusat mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi tentang cara menghadapi situasi perundungan serta berkomitmen untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan.

Dosen Pembimbing Lapangan, Siska Mega Diana menyampaikan harapannya agar program ini dapat mendukung pencapaian lingkungan belajar yang aman.

“Sosialisasi ini merupakan bagian dari program kerja KKN-PLP Hadimulyo Timur SDN 10 Metro Pusat. Harapannya dapat mendukung pencapaian lingkungan belajar aman serta mendukung tujuan SDGs Poin 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDGs Poin 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh),” ucapnya.

Terakhir, Mutakin selaku kepala SDN 10 Metro Timur juga berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dalam membentuk karakter siswa serta menciptakan budaya sekolah yang aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × five =