Efisiensi Anggaran, Pelepasan dan Fasilitas Bus KKN Periode II Unila Ditiadakan

Foto : Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila)
101 dibaca

Teknokra.co : Mahasiswa Universitas Lampung (Unila) yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode II Tahun 2026 dipastikan tidak akan mengikuti rangkaian sesi pelepasan secara simbolik. Pelaksanaan KKN yang dijadwalkan berlangsung sejak 10 Juli hingga 10 Agustus 2026 ini terpaksa ditiadakan akibat adanya efisiensi anggaran dari kebijakan pemerintah.

Ketua Sentra KKN Unila yakni Diky Hidayat, menjelaskan bahwa ketiadaan acara seremonial pelepasan tersebut merupakan dampak dari pemangkasan anggaran yang sudah terjadi sejak tahun lalu.

“Karena semenjak tahun lalu efisiensi anggaran dampak dari kebijakan pemerintahan apa yang baru, jadi ada anggaran sekitar hampir 1,6 miliar itu dipangkas. Nah, itu yang ditiadakan. Jadi makanya akhirnya mahasiswa melakukan keberangkatan secara mandiri, ya jadi keberangkatan maupun kepulangan secara mandiri,” jelas Diky saat diwawancarai pada Kamis, (9/7).

Tidak hanya rangkaian pelepasan, fasilitas transportasi berupa bus untuk pengantaran dan penjemputan mahasiswa ke lokasi KKN juga dipastikan tidak tersedia. Diki menambahkan bahwa kebijakan penghapusan fasilitas bus ini pun sudah diterapkan sejak tahun sebelumnya dengan alasan kendala anggaran yang sama.

“Tapi kalau untuk penggunaan bus memang sudah dari tahun lalu ditiadakan. Pengantaran dan penjemputan sudah ditiadakan. Jadi artinya memang untuk masalah apa namanya pengantaran dan penjemputan sudah memang sudah tidak ada, ya kendala dari tahun lalu, ya alasannya ya itu anggaran,” tuturnya.

Menanggapi kebijakan tersebut, Iqbal Arifky (Teknik Elektro ’23) yang menjadi salah satu peserta KKN Periode II ini menyayangkan ketiadaan seremoni pelepasan. Menurutnya, agenda pelepasan formal penting sebagai bentuk pertanggungjawaban legalitas kampus di lokasi KKN.

“Seharusnya ada, karena kan kita istilahnya dari luar lah, bukan dari desa ini. Jadi kalau ada masalah apa-apa, Unila berani lah kalau ada pelepasan,” ujarnya.

Meski dihadapkan pada keterbatasan fasilitas dan absennya seremoni pelepasan, ia tetap menggantungkan harapan besar agar program pengabdian masyarakat ini dapat terselenggara dengan baik.

“Harapan saya selama pelaksanaan KKN Periode II Tahun 2026 adalah agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya kendala maupun permasalahan yang berarti,” pungkasnya.

Exit mobile version