Mahasiswa Hubungan Internasional Unila Adakan Aksi Penghijauan “Vertical Garden” di Pemukiman Padat Panjang Selatan

Foto : Rilis/ mahasiswa Hubungan International Universitas Lampung
73 dibaca

Teknokra.co : Kelompok mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Lampung (Unila) telah melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan wadah tanam efektif di Kelurahan Panjang Selatan, Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini hadir sebagai solusi nyata atas keterbatasan lahan terbuka hijau di kawasan pemukiman yang padat penduduk.

Dipimpin oleh Naura Dzikra Aulia bersama empat anggotanya Rahmawati M.Y, Vivian Fortuna Ramadani, Safira Siti Khodijah, dan Firsty Izzata Billah, aksi ini mengusung konsep vertical garden (taman vertikal). Program ini juga selaras dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 11 mengenai perwujudan kota dan pemukiman yang berkelanjutan.

Ketua Pelaksana, Naura Dzikra Aulia, menjelaskan bahwa pertumbuhan penduduk di perkotaan kerap mengorbankan ruang terbuka hijau, sehingga memicu peningkatan suhu mikro dan penurunan kualitas udara.

“Kami melihat warga di Panjang Selatan memiliki pekarangan yang sangat terbatas. Melalui vertical garden, warga terbukti bisa tetap produktif melakukan penghijauan dengan memanfaatkan bidang vertikal seperti dinding rumah atau pagar tanpa butuh lahan luas,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan yang telah berjalan dengan lancar ini meliputi tiga tahapan utama

1. Sosialisasi dan Edukasi: Memberikan pemahaman kepada warga mengenai pentingnya ruang hijau bagi kesehatan dan kualitas udara.

2. Pelatihan Pembuatan: Mengajarkan teknik menyusun wadah tanam efektif menggunakan bahan yang mudah didapat, termasuk pengenalan jenis tanaman produktif seperti tomat dan terong.

3. Praktik Pembuatan Langsung: Warga bersama mahasiswa bergotong-royong merakit rangka dan memasang instalasi taman vertikal di beberapa titik pemukiman.

Respons masyarakat setempat sangat positif dan antusias. Selain membuat lingkungan menjadi lebih asri dan teduh, pemanfaatan wadah tanam efektif ini diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan keluarga secara mandiri melalui pemenuhan kebutuhan sayur-mayur harian.

Melalui keberhasilan program ini, tim mahasiswa Unila berharap masyarakat Panjang Selatan dapat terus merawat tanaman yang sudah ada secara mandiri. Mereka juga berharap langkah kecil ini bisa memicu program pembinaan berkelanjutan dari pemerintah daerah setempat guna mewujudkan kawasan urban yang lebih hijau, sehat, dan nyaman.

Exit mobile version