Teknokra Adakan IHT Adaptive Journalism, Hadirkan Head Creative Lampung Geh

Foto : Teknokra
38 dibaca

Teknokra.co : Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa (UKPM) Teknokra Universitas Lampung (Unila) mengadakan kegiatan In-House Training (IHT) mengusung tema “Adaptive Journalism: Analisis Kapabilitas Media dan Strategi Content-Market Fit untuk Pers Mahasiswa” di Sekret Saidatul Fitria, Gedung Gerha Kemahasiswaan Lama Unila pada Senin (24/8). Kegiatan tersebut menghadirkan Yogiez Seprinanda selaku Head Creative dari media Lampung Geh sebagai pemateri utama.

Dalam pemaparannya, Yogiez menjelaskan bahwa perkembangan media digital yang pesat menuntut adanya kemampuan adaptasi tinggi dari para pengelola media.

“Yang pertama itu kita harus mengerti perubahan, understand the change. Dari tahun ke tahun, bahkan sekarang hitungannya per bulan, perilaku audiens kita itu pasti berubah,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebelum menentukan strategi konten, sebuah media pers mahasiswa perlu terlebih dahulu mengenali dan memahami kapasitasnya.

“Kalian harus tahu kapabilitas kalian sendiri, know your capability. Karena ada media yang cuma fokus editorial saja, ada yang cuma investigasi saja, ada juga yang storytelling doang tapi tidak mencakup semuanya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Teknokra, yaitu Daffa Falih Saputra menuturkan bahwa agenda IHT ini dilatarbelakangi oleh pentingnya adaptabilitas pers mahasiswa dalam menghadapi arus digitalisasi.

“Terkait diadakannya IHT adaptive journalism ini karena betapa pentingnya pers mahasiswa yang bergerak di bidang jurnalistik untuk mengikuti perkembangan zaman dalam mengelola platform media sosial saat ini,” tuturnya.

Daffa berharap melalui pelatihan ini, kru Teknokra dapat memperoleh wawasan baru dalam mengelola media digital secara modern tanpa mengesampingkan kode etik media.

“Harapannya, diadakannya IHT ini menjadi suatu insight baru bagi teman-teman Teknokra dari segi mengelola media sosial tanpa meninggalkan kaidah-kaidah jurnalistiknya,” pungkasnya.

Exit mobile version