Mahasiswa KKN Unila Desa Lematang Laksanakan Sosialisasi Anti Bullying

Foto : Rilis/ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) Periode I Tahjn 2026 Desa Lematang
36 dibaca

Teknokra.co : Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) Periode I Tahun 2026 Desa Lematang melaksanakan program kerja sosialisasi anti bullying di SD Negeri 02 Lematang pada Jumat, (30/01).

Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya preventif dalam menumbuhkan kesadaran siswa terhadap bahaya perilaku perundungan di lingkungan sekolah.

Kegiatan sosialisasi diikuti oleh siswa kelas VI SDN 02 Lematang dengan antusias. Rangkaian acara diawali dengan perkenalan mahasiswa KKN kepada para siswa, kemudian dilanjutkan dengan pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman awal siswa terkait bullying.

Dalam pemaparan materi, mahasiswa KKN menjelaskan pengertian bullying, jenis-jenis bullying (Fisik, verbal, sosial, dan siber), faktor penyebab, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan, baik bagi korban maupun pelaku. Materi disampaikan secara interaktif dengan bahasa yang mudah dipahami, disertai contoh kasus sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Tidak hanya penyampaian materi, kegiatan ini juga menghadirkan sesi reflektif melalui metode “Blank paper”. Pada sesi tersebut, siswa diberikan kesempatan untuk menuliskan pengalaman atau perasaan mereka terkait tindakan perundungan yang pernah dialami maupun disaksikan. Metode ini bertujuan untuk memberikan ruang aman bagi siswa dalam mengekspresikan isi hati serta membangun empati di antara sesama teman.

Setelah sesi diskusi dan refleksi, kegiatan ditutup dengan post-test guna mengetahui peningkatan pemahaman siswa setelah mengikuti sosialisasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa mengenai pentingnya bersikap saling menghargai, menghormati perbedaan, serta berani melaporkan tindakan bullying kepada guru atau pihak yang berwenang.

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Unila berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam membangun karakter generasi muda yang berempati, peduli, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan di lingkungan pendidikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

six + 18 =