Peduli Hari Bumi, Mapala Unila Bagikan Bibit Pohon di Bundaran Kampus

Foto : Rilis/ Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Lampung (Unila)
11 dibaca

Teknokra.co : Dalam rangka memperingati Hari Bumi sedunia yang jatuh setiap tanggal 22 April, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Lampung (Unila) melangsungkan aksi nyata dengan membagikan bibit buah dan pohon produktif dan konservasi. Kegiatan berlangsung di kawasan Bundaran Unila, yang menjadi titik strategis aktivitas sivitas akademika.

Dengan mengusung tema “Restorasi Bumi, Aksi Nyata dari Kampus”, para anggota Mapala yang mengenakan atribut mapala unila terlihat sejak sore hari menyusun polykecil berisi bibit jambu biji, sengon, ketapang, dll. Setiap pengendara mobil maupun sepeda motor yang melintas diberi kesempatan untuk mendapatkan bibit secara cuma-cuma, dengan syarat bersedia menanam dan merawatnya di lahan masing-masing.

Ketua Pelaksana Kegiatan yaitu Efesus Sitorus menyampaikan bahwa pembagian bibit ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya mendorong kepedulian lingkungan dari akar rumput. “Kami memilih bundaran kampus karena di sini terjadi mobilitas tinggi. Kami ingin mengingatkan bahwa setiap orang bisa berkontribusi untuk bumi, dimulai dari hal kecil seperti menanam pohon,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 15.00 hingga 17.00 WIB ini berhasil membagikan lebih dari 100 bibit pohon. Antusiasme peserta terlihat dari antrean yang tertib namun semangat, terutama dari kalangan mahasiswa baru dan dosen yang melintas. Salah satu penerima bibit, Sifa dan Ayubi (24), mahasiswa Fakultas Kedokteran, mengaku senang dan termotivasi. “Ini langkah kecil tapi nyata. Semoga bumi tetap lestari dan semakin hijau,” katanya.

Ketua Mapala Unila, Muhammad Hamzah, “aksi pembagian bibit ini relevan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Mapala Unila harus konsisten menjadi garda terdepan gerakan lingkungan di kampus. Semoga ini menginspirasi komunitas lain untuk bertindak, tidak hanya bicara,” ujarnya.

Dengan berakhirnya kegiatan, Mapala Unila berharap bibit yang dibagikan dapat tumbuh menjadi paru-paru baru bagi lingkungan, sekaligus menjadi pengingat bahwa peringatan Hari Bumi bukan hanya tentang satu hari aksi, tetapi tentang komitmen jangka panjang menjaga rumah bersama.

Exit mobile version