Terapkan Inovasi Biopori, Mahasiswa KKN Unila Tangani Persoalan Sampah

Mahasiswa Kelompok Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) periode I 2024 mengadakan kegiatan Inovasi Biopori di Desa Bumi Baru pada Kamis, (1/2).
130 dibaca

Teknokra.co : Mahasiswa kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung periode I 2024 berhasil membuat program inovasi biopori yang berguna dalam mengatasi sampah rumah tangga. Hal ini merupakan permasalahan utama yang terjadi di Desa Bumi Baru Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan. Kegiatan ini diadakan di Desa Bumi Baru pada Kamis, (01/02).

Muhammad Raihan Aulia (Teknik Sipil’21), koordinator desa Kampung Bumi Baru menjelaskan, inovasi biopori ini dilakukan untuk menangani permasalahan utama yang terjadi di desa Bumi Baru yang masih kurang dalam penanganan sampah, dan terjadinya penumpukan sampah yang berlokasi di halaman depan rumah warga sekitar dan, menyebabkan polusi yang cukup menganggu.

”Program ini bertujuan untuk mengolah limbah sampah rumah tangga menjadi pupuk organik yang ditampung di dalam suatu tempat lubang yang kemudian dialirkan melalui lubang-lubang kecil sebagai pupuk tanaman,” jelasnya.

Inovasi biopori ini adalah alat yang digunakan sebagai bentuk pengolahan sampah masyarakat dan sampah pasar yang menjadi polusi udara dan polusi lingkungan sekitar. Pembuatan biopori ini menggunakan pipa dengan ukuran panjang 50 cm, dan diberi lubang kecil sebagai resapan air dan selanjutnya di tanam sejajar dengan tanah.

Elvia Anggraini (Teknologi Industri Pertanian’21) mengatakan, dalam proses pembuatan biopori ini tidak terlalu memiliki kendala yang berarti, dan inovasi biopori ini harus ditanam di dalam tanah dengan tujuan agar sampah yang dimasukkan ke dalam pipa tersebut bisa terurai dengan bakteri yang ada di dalam tanah.

”Pipa harus ditanam di dalam tanah untuk mempermudah proses penguraian sampah yang dibantu oleh bakteri yang terdapat di dalam tanah,” katanya.

Kegiatan ini mendapatkan respon baik dari masyarakat desa, dengan banyaknya para warga, kepala dusun, dan aparatur desa yang turut membantu dalam proses pengerjaan program kerja ini.

Serta apresiasi dari warga juga didapatkan dari kegiatan ini, salah satunya dari Joni Irawan sebagai kepala desa Bumi Baru.

Ia berharap, ilmu yang dibagikan dapat bermanfaat bagi warga setempat.

”Iya saya merasa bangga dan mengapresiasi atas kinerja anak-anak KKN yang telah berhasil membuat program inovasi dan semoga nantinya program inovasi ini akan bermanfaat untuk warga setempat,” harapnya.

Anggota kelompok KKN Periode I 2024 di Desa Bumi Baru beranggotakan: Muhammad Raihan Aulia (Teknik Sipil’21), Fiqih Hakim Oktamadhani (Ilmu Hukum’21), Gita Safitri (Ekonomi Pembangunan’21), Halida Khairiyah (Akuntansi’21), Riezky Sukma Abiastuti (Hubungan Internasional’21), Elvia Anggraini (Teknologi Industri Pertanian’21), Alya Shafira Listy (Ilmu Hukum’21).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine − 8 =