FISIP Unila Resmi Buka The 6th IICIS 2026, Hadirkan Kolaborasi Akademik Lintas Negara

Foto : Teknokra/ M Nabil Syahbana
54 dibaca

Teknokra.co: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) resmi membuka rangkaian kegiatan The 6th International Indonesia Conference on Interdisciplinary Studies (IICIS) bertajuk “Advancing Blue-Green Development: Interdiciplinary Responses to Global Challenges” yang dilaksanakan di gedung A FISIP Unila pada, Selasa (23/9).

Konferensi ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari (23-24/9) dengan topik pembahasan mengenai diplomasi negara kecil, gerakan kedamaian ekologis, dan integrasi kebijakan pesisir. Rangkaian dimulai dengan pembukaan pada hari pertama disusul 3 program di hari kedua, yaitu: Summer School, IICIS, dan Brief Development Studies Association Session.

Y.M. Nebojša Koharović, selaku Kedutaan Besar (Kedubes) dari Kroasia dalam sambutannya mengatakan bahwa jenis pertemuan yang diadakan di sini, adalah sesuatu yang pasti merupakan sebuah langkah penting dan akan tetap menjadi upaya manusia yang baik untuk membuat sesuatu yang telah mulai menjadi begitu bersejarah.

“This is why the type of the gathering that you have here, however you like to call it, the conference, or the summer school, or however you like to call it, it’s something that is definitely a step in the right direction.” katanya.

Prof. Dana Lusa selaku delegasi dari Zegreb University mengatakan bahwa pembahasan kali ini tentang tantangan iklim global, dampaknya bagi negara-negara kecil, diplomasi iklim populis, dan solusi yang berdampak atas masalah iklim.

“Today we were mostly discussing global climate challenges, their impacts for small and vulnerable states. We spoke about the populist climate diplomacy, and how we can all actually make an impact on the global stage by using different diplomatic means.” ucapnya.

Fitri Juliana Sanjaya selaku Ketua Penyelenggara IICIS 2026 menjelaskan bahwa acara tahun ini diselenggarakan secara serentak melalui tiga program utama untuk memperkuat kolaborasi akademik global.

“Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak untuk tiga kegiatan. Yang pertama adalah IICIS, kemudian yang kedua adalah Summer School, dan yang ketiga adalah Brief Development Studies Association Session. Ketiga kegiatan ini dibuat secara bersamaan untuk memperkuat kolaborasi akademik di global,” ujarnya.

Ia berharap agar peserta delegasi dari berbagai belahan dunia ini dapat saling membagikan wawasan serta memperluas jaringan kolaborasi ilmiah, baik bagi akademisi maupun mahasiswa.

“Harapannya, para peserta yang hadir dari berbagai belahan dunia itu bisa memberikan insight atau pun juga wawasan, kemudian bisa saling berkolaborasi, berbagi pengetahuan di antara kita semua para akademisi dan mahasiswa,” tuturnya.

Exit mobile version