Nobar dan Diskusi Film Pesta Oligarki : Soroti Kontrol dan Manipulasi Negara.

Foto : Teknokra/ Jesika Olivia
4 dibaca

Teknokra.co: Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sosiologi berkolaborasi dengan Himpunan Magasiswa Abministrasi Negara (Himagara) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar acara nonton bareng (nobar) dan diskusi film Pesta Oligarki untuk membahas kontrol dan manipulasi dari kebijakan negara. Kegiatan ini berlangsung di Mimbar Mahasiswa Fisip Unila pada Kamis, (8/10)

Talenta Lentera Gema Efrata (Sosiologi’24) selaku ketua umum HMJ Sosiologi mengungkapkan bahwa kegiatan diskusi ini berawal dari kegelisahan bersama di kalangan mahasiswa melihat realitas kondisi demokrasi saat ini yang dirasa tidak sejalan dengan kepentingan masyarakat luas.

“Diskusi ini berawal dari sebuah keresahan ya. Karena biasanya mahasiswa itu bergerak berdasarkan keresahan. Bahwasanya hari ini ternyata negara berbentuk demokrasi tapi kenyataannya itu tidak, dan itu tidak kami rasakan sebagai masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa alasan utama HMJ Sosiologi menggandeng Himagara karena kedua himpunan mahasiswa tersebut berada di bawah naungan fakultas yang sama serta memiliki kedekatan ruang lingkup dan program kerja yang sejalan.

“Kalau alasan tentu karena kami sama-sama dari Fisip. kita berada dalam ruang lingkup yang sama dan juga punya program yang serupa,” tambahnya.

Sementara itu, Naufal Athala Ryantama (Sosiologi ’24), salah satu peserta yang hadir dalam acara tersebut menyoroti bagaimana substansi diskusi melihat peran oligarki dalam memanipulasi kebijakan negara yang seharusnya berpihak kepada rakyat, namun justru berorientasi menguntungkan segelintir elit.

“Yang saya dapat dari diskusi pada malam hari ini adalah bagaimana peran oligarki dalam mengontrol dan memanipulasi kebijakan negara yang seharusnya itu berpihak kepada rakyat, namun malah menguntungkan segelintir orang saja atau segelintir elit,” ucapnya.

M. Fahrezi Ramadhan (Administrasi Negara ’24) selaku Ketua Umum Himagara menyatakan antusiasmenya dalam menerima ajakan kolaborasi ini. Ia menilai acara bedah film dan diskusi tersebut sangat menarik dan penting untuk diikuti oleh mahasiswa.

“Saya melihat acara ini menarik untuk diikutin dan juga dari teman-teman sosiologi juga mengajaknya dengan sangat antusias. Mangkanya, saya ingin banget untuk kolaborasi itu karena pembahasannya sangat menarik,” ujar Fahrezi.

Fahrezi berharap kegiatan diskusi lintas jurusan seperti ini dapat terus berlanjut ke depannya. Menurutnya, ruang diskusi semacam ini sangat berguna untuk menampung berbagai sudut pandang kritis dari mahasiswa dari berbagai latar belakang keilmuan.

“Ke depannya terus ada untuk acara-acara seperti ini karena menurut saya akan sangat berguna untuk kedepannya, kita diskusi, kita melihat dari pikiran-pikiran teman-teman mahasiswa yang lain,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen − eleven =