Bagi Dua Sesi Wisuda, Sejumlah Wisudawan Heran

Foto : Teknokra/Revina Azzahra.
257 dibaca

Teknokra.co : Perubahan jadwal wisuda Universitas Lampung (Unila) yang semula dilakukan satu hari dalam satu periode, namun kini dalam satu periode, terbagi menjadi dua sesi selama dua hari. Sejumlah wisudawan merasa heran dengan kebijakan yang diterapkan oleh kampus hijau itu.

Tak hanya merasa heran, sebagian dari mereka juga merasa sedih, lantaran harus wisuda secara terpisah dengan rekan satu studinya. Diantaranya, Ummu Adilla (S1 Agribisnis’19). Wisudawan lulusan terbaik ke-3 ini ikut bingung dengan perubahan jadwal wisuda yang diterapkan Unila.

“Sebenarnya saya agak sedikit bingung, walaupun itu tenggatnya agak mepet. Agak sedihnya, karena aku akhirnya tidak bisa wisuda bareng teman-teman aku,” ucapnya, Jum’at, (15/9).

Kendati demikian, dirinya tetap mengikuti aturan yang telah ditetapkan Unila.

“Tapi, akhirnya karena ini memang keputusan birokrasi jadi kita semua ya menyesuaikan dengan keputusan, harus kita juga bisa beradaptasi dengan apa yang diminta oleh birokrasi,” katanya.

Senada juga dengan Nesya Anita Putri (D3 Manajemen Informatika’20). Dirinya kecewa dengan kebijakan tersebut yang mengharuskan ia wisuda sendiri, karena berbeda jadwal dari rekan wisudanya.

“Sebenarnya sih kecewa ya, harusnya bareng-bareng kawan-kawan D3 malah D3-nya di hari Sabtu, aku nya sendirian,” ujarnya.

Ariq Rafii Utama (S1 Ilmu Hukum’19) juga ikut berkomentar, menurutnya pembagian dua sesi ini membuat rumit, lantaran pemilihan hari tersebut pada waktu jam kerja.

“Agak mumet sih, kayak orang tua kita harus ada izin dulu buat kerja, kan hari ini hari-hari kerja, itu agak sulitnya itu. Dan juga takutnya bentar lagi menuju sholat Jum’at itu saja yang saya takutin,” ucapnya

Muhammad Ridwan (S1 Pendidikan Geografi’19) dirinya tak merasa euforia pada wisuda kali ini.

“Kurang wah nggak dilangsungkan secara bersamaan, itu lakukan secara terpisah, sehingga teman-teman yang seharusnya kita bisa bersama-sama wisuda, pada akhirnya kita terpecah belah,” tuturnya.

Tak hanya mahasiswa, salah satu orang tua wisudawan, Joni (57) juga merasa sedikit kecewa dengan sesi wisuda yang membuatnya harus merubah jadwal persiapan wisuda sang anak.

“Agak kecewa, karena memang sudah dipersiapkan hari Sabtu itu, jadi urusan kita make up dan foto itu, akhirnya, dijadwal ulang,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 − 2 =