Hujan Abu Anak Krakatau Terasa di Unila dan Sekitarnya

Foto : Teknokra/ Alfian Wardana
25 dibaca

Teknokra.co: Hujan Abu vulkanik dari Erupsi Gunung Anak Krakatau mulai dirasakan dan telah menjangkau wilayah Kota Bandar Lampung, salah satunya di area kampus Universitas Lampung (Unila) pada Sabtu malam, (5/9) .

Berdasarkan pantauan Teknokra debu tersebut terlihat jelas di berbagai area seperti parkiran dan fasilitas umum kampus di mulai sekitar pukul 18.30 WIB.

Salah seorang mahasiswa Unila, Aisyah Amalia (Arsitektur ’23), mengaku dampak tebalnya debu vulkanik sangat terasa di kediamannya dan wilayah sekitar dengan banyaknya debu yang berterbaran di pekarangan rumah dan kendaraan.

“Padahal baru nyapu belum ada 10 menit, debunya sudah numpuk tebal lagi. Kendaraan seperti mobil dan motor juga kena semua, padahal baru ditaruh di luar sekitar satu setengah jam,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Faiz Rivan (Ekonomi Pembangunan ’24). Ia merasa terganggu saat berkendara melintasi kawasan kampus karena material debu yang turun cukup kasar.

“Di jalan banyak banget debunya, terasa kayak pasir gitu, lumayan kasar,” ungkapnya.

Foto : Teknokra/ Alfian Wardana

Dampak hujan abu ini juga sempat dikira debu konstruksi biasa oleh mahasiswa lain. Dzaty Rohmatik (Pendidikan Sejarah ’22) menceritakan pengalamannya saat melintas di jalan raya.

“Mata sampai kelilipan dan motor jadi kotor. Awalnya aku pikir debu dari bangunan rumah dekat kosan, tapi pas jalan sampai ke depan, kok makin banyak dan bikin kelilipan terus,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × 5 =