Imbas Ricuh, Fasilitas Graha Kemahasiswaan Unila Rusak

502 dibaca

Teknokra.co : Kericuhan yang terjadi di Universitas Lampung (Unila), membuat Gedung Lama Graha Kemahasiswaan Unila terkena imbasnya. Fasilitas Graha Kemahasiswaan mengalami kerusakan pada area kaca pintu belakang dan salah satu jendela sekretariat pecah diduga akibat dari adanya senjata tajam yang dibawa oleh kelompok kericuhan tersebut, pada Senin malam, (4/3).

Sepantauan Teknokra, para massa mulai menyerang gedung lama itu sekitar pukul 18.46 WIB. Hal itu membuat sejumlah para mahasiswa yang sedang berorganisasi mengalami ketakutan dan terancam bahaya.

Tak hanya itu, akibat kejadian ini diduga empat orang mahasiswa terluka.

Perwakilan Forum Komunikasi Unit Kegiatan Mahasiswa Tingkat Univeristas (Forkom UKM-U) Unila, Ahmad Musyaffa (Teknik Geodesi’19), mengungkapkan bahwa pihaknya sangat tersinggung dengan kericuhan tersebut, lantaran sampai merusak fasilitas mahasiswa.

“Saya mengutuk keadaan ini dan tersinggung, berani sekali mereka menyerang Graha Kemahasiswaan,” tegasnya.

Ia menilai, bahwa ada yang dicari oleh kelompok kericuhan tersebut, sehingga tak berpikir ulang untuk menyerang tempat UKM-U bernaung.

“Artinya kalau mereka berani ke sini ada yang dicari di sini. Harusnya mereka pikir kembali kalau mau nyerang sini. Karena di sini tempatnya UKM-U, lembaga-lembaga lain di sini. Kok bisa seberani itu,” tuturnya.

Menurutnya, kelompok kericuhan tersebut bukan hanya menantang lawan, namun menantang seluruh UKM-U.

Nah itu kan mirisnya di situ, sementara disitu ada yang lagi latihan, terus ada sekret orang, berarti dia bukan hanya menantang lawannya, berarti dia menantang seluruh UKM,” tambahnya.

Ia mengimbau untuk tidak hanya mengandalkan petugas keamanan Unila, serta berharap, para UKM-U rutin menginap di Graha Kemahasiswaan untuk memantau dan meminimalisir kejadian serupa.

“Jangan juga hanya mengandalkan petugas keamanan saja. UKM-UKM yang ada di graha ini juga diharapkan juga lebih sering mengadakan kegiatan seperti menginap, biar orang lain tau kalau di Graha ini ada orang di dalamnya, setidaknya untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan,” harapnya.

Pasca kericuhan, para petugas satuan pengamanan (satpam) langsung bergerak mengamankan lokasi dengan mengimbau para UKM-U meninggalkan sekretariat masing-masing.

 

Penulis: Wahab Ali dan Daffa Falih SaputraEditor: Sepbrina Larasati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 1 =