Minim TPS dan Kurang Kesadaran Penonton, Sampah Berserakan Usai Konser di Unila

Sampah kemasan plastik dari makanan dan minuman berserakan seusai Konser Musik Festival Kebangsaan di Lapangan Sepak Bola Universitas Lampung (Unila) pada Selasa malam, (21/11). Foto : Teknokra/ Muhammad Rifqi Mundayin
205 dibaca

Teknokra.co : Minimnya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan kurangnya kesadaran penonton, menjadi penyebab sampah berserakan seusai Konser Musik Festival Kebangsaan di Lapangan Sepak Bola Universitas Lampung (Unila) pada Selasa malam, (21/11).

Hal ini terlihat dari berseraknya sampah yang didominasi oleh kemasan plastik dari makanan dan minuman, seusai konser yang telah menghadirkan sejumlah tokoh papan atas Indonesia.

Hal ini juga cukup mengundang sejumlah respon, terutama penonton sekaligus mahasiswa Unila. Salah satunya, Merlia Riskiyani (Biologi’22). Menurutnya, banyaknya sampah yang tersebar, lantaran kurangnya imbauan dari panitia yang tak menyediakan TPS, serta sejumlah penonton yang kurang peduli lingkungan.

“Harusnya panitia itu lebih memperhatikan dengan menyediakan kotak sampah atau trash bag, nggak hanya dari panitia, tapi juga penonton kurang kesadaran akan membuang sampah pada tempatnya,” ungkapnya.

Dirinya menekankan, bahwa sepanjang acara, panitia hanya fokus terhadap berjalannya konser musik, sehingga kurang memperhatikan ketertiban penonton untuk menjaga lingkungan sekitar.

“Bahkan pada bagian stand bazar juga panitia kurang menyediakan kotak sampah atau trash bag,” tambahnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Vania Yosinka Putri (19), yang merasa tak nyaman dengan adanya sampah yang berserakan.

”Saya sih risih liatnya, tapi nggak sampe jijik banget,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − 6 =