Teknokra.co : Parkir kendaraan mahasiswa Univeristas Lampung (Unila) yang merayakan selebrasi seminar skripsi tidak tertata rapi di sekitar Balai Rektorat Universitas Lampung (Unila), per hari Senin-Jumat, (12-16/10). Kondisi itu memicu penertiban oleh Satuan Pengamanan (Satpam) karena menghalangi akses keluar-masuk kendaraan lain yang parkir di area tersebut.
Komandan Satpam Unila, Akhwan, menegaskan bahwa pihak keamanan tidak melarang mahasiswa melakukan selebrasi. Yang menjadi permasalahan adalah kendaraan yang diparkir sembarangan sehingga mengganggu akses dan menimbulkan kesan kumuh.
“Kami tidak melarang mereka selebrasi. Yang jadi masalah itu kendaraan mereka parkir sembarangan, jadi timbulnya kumuh dan mobil orang yang mau keluar jadi tidak bisa. Ada keluhan dari tamu, dosen, dan karyawan yang jalannya tertutup oleh motor,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihak kampus telah menyediakan tempat parkir khusus bagi mahasiswa, tetapi sebagian mahasiswa memilih parkir di sekitar balai Rektorat Unila karena menganggap lokasi parkir yang ditentukan terlalu jauh.

“Pimpinan tidak pernah menyuruh parkir sembarangan, sudah ada tempat parkir yang ditentukan seperti di balai bahasa atau parkir terpadu. Tapi mahasiswa alasannya jauh. Nanti kalau ada apa-apa atau ada kendaraan hilang, pasti satpam dulu yang ditanya dan disalahkan,” tuturnya.
Sementara itu, Rehan Rizki, mahasiswa Politeknik Negeri Lampung (Polinela), mengaku belum mengetahui aturan parkir yang berlaku di lingkungan Unila. Ia menyebut keputusan untuk memarkirkan kendaraan di sekitar Balai Rektorat didasarkan pada keberadaan kendaraan lain yang lebih dahulu terparkir di lokasi tersebut.
“Untuk peraturannya sendiri khususnya saya kurang tahu dikarenakan saya bukan mahasiswa Unila. Alasan saya parkir di sekitaran Balai pertama karena mengikuti orang-orang yang sudah parkir di situ,” ujarnya.
Di sisi lain, Imelda Cahyani salah satu mahasiswa Unila, mengungkapkan bahwa jarak menjadi pertimbangan utama dalam memilih lokasi parkir. Menurutnya, parkir di sekitar balai rektorat lebih dekat sehingga memudahkan mahasiswa untuk melakukan selebrasi bersama teman-temannya dari fakultas lain.
“Karena jarak sih sebenarnya, jadi lebih dekat aja dan lebih cepat gitu. Sebenarnya di fakultas aku sendiri boleh, cuma karena temanku beda fakultas dari FISIP jadi mereka selebrasinya di sini,” pungkasnya.






