AJI Bandar Lampung Langsungkan Aksi Solidaritas, Tuntut Pembebasan Jurnalis dan Aktivis yang Ditangkap Militer Israel

Foto : Teknokra/ Andre Sumanto Lumban Gaol
24 dibaca

Teknokra.co : Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung bersama masyarakat Lampung melangsungkan aksi solidaritas untuk jurnalis asal Indonesia dan aktivitas kemanusiaan yang ditangkap militer Israel. Dilaksanakan di Tugu Adipura, Bandar Lampung pada Selasa, (19/5).

Salah satu jurnalis yang ditangkap yaitu Andre Prasetyo, jurnalis Tempo asal Lampung dan juga merupakan anggota AJI Bandar Lampung. Andre ditangkap dalam melaksanakan tugas jurnalistik di Gaza dan hingga kini masih belum bisa terhubung bersama aktivis lainnya.

Aksi ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan kemanusiaan sekaligus seruan perlindungan terhadap jurnalis di wilayah negara berkonflik.

Ketua AJI Bandar Lampung, Dian Wahyu, menjelaskan bahwa pihak Israel melakukan penahanan terhadap kapal-kapal kemanusiaan untuk Gaza. Padahal, tujuan utama para relawan tersebut murni sebagai perantara untuk menyalurkan bantuan logistik berupa obat-obatan, alat kesehatan, hingga makanan. Ia juga mengungkapkan kekhawatirannya karena sejak kemarin malam, rekan-rekan mereka sudah tidak dapat dihubungi sama sekali.

“Menahan, ya. Menahan kapal-kapal kemanusiaan, tujuannya sebetulnya untuk memberikan obat-obatan, alat kesehatan, kemudian makanan, dan mereka hanya perantara sebetulnya gitu, dan untuk saat ini kawan kami tidak bisa dihubungin ya sejak kemarin malam,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dian Wahyu menegaskan bahwa pihaknya masih terus menunggu perkembangan serta tindakan nyata selanjutnya dari pemerintah. Mengingat kasus ini telah menjadi sorotan dan perhatian nasional, ia sangat berharap agar sembilan WNI yang sedang mengemban misi perdamaian tersebut bisa segera dibebaskan dalam kondisi selamat dan dipulangkan kembali ke tanah air.

“Kelanjutannya kami tadi masih menunggu ya, menunggu dari pemerintah. Karena ini sudah cukup menjadi perhatian nasional. Sembilan warga WNI ini, kami ingin segera bebas, selamat, dan bisa pulang ke tanah air,” tegasnya.

Perwakilan Rumah Zakat yakni Rahman Hakim, menyampaikan bahwa aksi solidaritas yang digelar hari ini diharapkan mampu membuka mata seluruh masyarakat Lampung, khususnya warga Bandar Lampung. Ia mengajak publik untuk lebih peduli dalam menyuarakan nasib para relawan kemanusiaan yang diinvasi oleh tentara zionis Israel saat sedang menjalankan tugasnya.

“Dari tindakan advokasi, kita berupaya. Tadi pagi kita sudah beraudensi melalui kementerian, kemudian juga Kementerian Luar Negeri ya, kemudian juga melalui MPR kita juga berkonsolidasi, meminta dukungan untuk membebaskan teman-teman kita yang hari ini sudah diculik oleh pasukan zionis Israel,” jelasnya.

Rahman juga sangat mengharapkan adanya berbagai bentuk dukungan dari masyarakat luas, baik berupa doa maupun bantuan lainnya. Hal tersebut dinilai sangat penting demi menjamin keselamatan para aktivis agar mereka bisa kembali pulang ke rumah masing-masing dengan selamat.

“Kami berharap dukungan dari masyarakat, baik itu doa ya, ataupun dukungan secara, eh, yang lainnya ya, untuk kemudian saudara-saudara kita ini bisa selamat, saudara-saudara kita ini bisa kembali pulang ke rumah masing-masing dengan selamat tentunya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × two =