Imbas keberangkatan KKN Mandiri, Mahasiswa Unila Alami Kecelakaan

Foto : Hasil Rontgen Rumah Sakit Imanuel
109 dibaca

Teknokra.co : Salah satu mahasiswa Universitas Lampung (Unila) mengalami kecelakaan motor dalam perjalanan keberangkatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode II tahun 2026 menuju Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan pada Jumat, (10/7).

Henrikus Pramuditya (Teknik Mesin ’23) mengalami patah tulang bagian bahu akibat kecelakaan yang menimpanya. Ia dilarikan ke Rumah Sakit Advent lalu dirujuk ke Rumah Sakit Immanuel untuk melakukan rontgen.

Ia menabrak satu pengendara perempuan usia paruh baya yang hendak menyebrang jalan mengarah pom bensin. Henrikus akhirnya jatuh terpental dan menghantam stang motor bagian kanan dan menyebabkan tulangnya patah.

“Ada ibu-ibu yang mau menyebrang, mengarah pom dan posisinya di kanan. Itu posisinya dari jauh lampu sein nya ngeblur tidak kelihatan,” jelasnya.

Ia saat ini didampingi ayahnya untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit, dan dianjurkan untuk melakukan operasi pemasangan pen.

Diky Hidayat selaku Ketua Sentra KKN Unila menyayangkan adanya insiden ini. Ia menegaskan bahwa pihak kampus sejak awal tidak menyarankan mahasiswa menggunakan kendaraan roda dua untuk menuju lokasi KKN.

“Sebenarnya, untuk keberangkatan KKN kami tidak menyarankan mahasiswa menggunakan sepeda motor. Sebaiknya tetap menggunakan kendaraan mobil karena jauh lebih aman,” jelasnya

ia juga menambahkan bahwa sistem pemberangkatan mandiri ini akan dievaluasi total demi keselamatan mahasiswa di periode berikutnya.

“Kasus keberangkatan mandiri ini tentu akan menjadi catatan dan evaluasi kami ke depan untuk kemungkinan melarang penggunaan sepeda motor dan mewajibkan sewa mobil langsung,” tuturnya.

Diky berharap kejadian serupa tidak terulang lagi, mengingat jumlah kelompok KKN periode ini mencapai 167 kelompok.

“Harapan kami tentu tragedi seperti ini tidak terjadi lagi di masa mendatang. Kami meminta seluruh mahasiswa untuk jauh lebih berhati-hati, karena yang namanya musibah memang tidak bisa kita prediksi,” harapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − six =