Teknisi Tersengat Listrik di Unila, Minimnya Pengawasan Profesional Jadi Sorotan

Foto : Teknokra/ Yolanda Ria Kartika
210 dibaca

Teknokra.co : Sebuah insiden tragis menimpa seorang pemuda yang bekerja sebagai teknisi listrik di kawasan Universitas Lampung (Unila), pada Sabtu, (6/6) sore. Korban dilaporkan tersengat aliran listrik hingga terkulai lemas dan bergantung di atas tiang listrik yang berada di Jalan Prof. Sumantri Brodjonegoro, Universitas Lampung.

Berdasarkan pantauan Teknokra, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.50 WIB. Korban sempat berteriak dan menggantung.

Rio (30), salah seorang warga setempat yang berada di lokasi kejadian sekaligus ikut membantu proses evakuasi, menceritakan detik-detik mencekam tersebut. Peristiwa ini bermula saat dirinya mendengar teriakan histeris dari arah tiang listrik.

“Jadi saya lagi mau beli bakso malang, terus ada teriakan. Saya lihat, kebetulan dekat. Kelihatan dia sudah menggantung di atas tiang itu,” ujarnya.

Melihat korban sudah dalam kondisi tak berdaya di ketinggian, rekan kerja korban sempat mencoba memanggilnya. Namun, situasi yang seketika berubah menjadi chaos membuat proses penyelamatan di awal berjalan dramatis karena korban sudah tidak mampu lagi untuk turun sendiri. Warga dan rekan korban kemudian bergerak cepat untuk melakukan tindakan evakuasi guna menurunkan korban dari tiang tersebut.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan masih hidup lah,” harapnya.

Insiden ini pun menyisakan kritik terkait prosedur keselamatan kerja yang diterapkan. Rio menilai, penanganan di lapangan saat awal kejadian terkesan lambat dan gugup. Ia menduga kuat bahwa pekerjaan berisiko tinggi tersebut tidak didampingi oleh pengawas profesional yang bersertifikasi.

“Kurang tahu kalau (detail) itu, tapi kayaknya sih memang kurang didampingi sama profesional ya. Soalnya dilihat dari tindakan waktu kejadian di lokasi kurang apa ya, kurang gercep (gerak cepat) gitu,” kritiknya.

Belajar dari tragedi ini, Rio berharap ada evaluasi total bagi perusahaan atau instansi yang bergerak di bidang pengelolaan jaringan listrik agar tidak abai terhadap keselamatan nyawa pekerja.

“Kemungkinan untuk pesannya, yang kerja di bidang itu atau di tempat-tempat yang bahaya harus didampingi profesional. Sama ya, safety-nya (keamanan) dikuatin lagi lah ini,” tegasnya.

Hingga saat ini, kepastian mengenai kondisi terbaru korban serta penyebab pasti sengatan listrik tersebut masih dalam penelusuran lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three + five =