Tradisi Ngoyok, sarana Edukasi Mitigasi Bencana Banjir di kampung Bugis

238 dibaca

teknokra.com: Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM RSH)  yang berasal dari Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) mengangkat tradisi ngoyok sebagai sarana edukasi mitigasi bencana banjir di kampung Bugis, Tulang Bawang.  Tradisi Ngoyok yang memiliki arti berjalan atau bermain di air dinilai penting sebagai sarana edukasi, mengingat kampung Bugis merupakan daerah yang rawan banjir.

Rizky Wahyudi, ketua PKM yang mengangkat tradisi ngoyok menjelaskan, untuk mengurangi risiko atau bahaya terbesar dari dari banjir yaitu tenggelam,  maka penting untuk mengajarkan kemampuan berenang pada anak.

“Kegiatan itu bisa dijadikan orang tua untuk mengajarkan kepada anak anak mereka bagaimana cara berenang dan bertahan dalam air, sehingga suatu ketika banjir besar datang anak-anak tersebut sudah memiliki kemampuan untuk menyelamatkan diri dari banjir,”katanya.

Dalam penelitian pkm berjudul “Kebudayaan Ngoyok Sebagai Edukasi Mitigasi Bencana Banjir Di Kampung Bugis Tulang Bawang” tersebut dijelaskan bahwa diterapkannya tradisi ngoyok memiliki potensi yang baik, karena dengan begitu orang tua dapat membiasakan anaknya untuk dapat bertahan di air.

“Bentuk upaya penanggulangan bencana sudah banyak. Tapi itu dirasa belum cukup untuk menanggulangi kekhawatiran masyarakat terhadap banjir. Maka melalui budaya ini kami berharap dapat mengurangi kekhawatiran terhadap banjir, terutama kekhawatiran dalam menyelamatkan diri ,” ungkapnya.

Saat ini PKM yang diketuai oleh Rizky Wahyudi bersama dua rekannya yaitu Deswantori (Pendidikan Tari’18) dan M.Fachrul Hidayat (Pendidikan Sejarah’20) telah berhasil lolos pendanaan Dikti. Hasil dari PKM berupa buku bacaan juga sedang dalam proses cetak. Rencananya buku tersebut akan dibagikan ke sekolah-sekolah sekitar kampung Bugis untuk bisa dijadikan referensi atau bahan pengajaran mitigasi bencana banjir.

Penulis : Sandra Puspita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight + 20 =