Rektor Unila: Mahasiswa Terbaik Bukan Dilihat dari IPK

Sedang Berlangsung Talk Show bersama rektor 3 generasi Unila, Rabu (30/5) di masjid Al-Wasii.
173 dibaca
Sedang Berlangsung Talk Show bersama rektor 3 generasi Unila, Rabu (30/5) di masjid Al-Wasii.

“Untuk menjadi mahasiswa terbaik itu bukan dilihat dari IPK,” ujar mantan Rektor Unila periode 2007-2015 Prof. Sugeng P. Harianto. Kalimat itu diucapkannya pada Talk Show Satu Jam Lebih Dekat Bersama Rektor 3 Generasi di Masjid Al-Wasii Unila, Rabu (30/5)

Ia menambahkan, dalam dunia kerja presentase IPK hanya terpakai 50%, sedangkan masa kuliah 25%, dan kegiatan kemahasiswaan 25%. “Oleh karena itu kepemimpinan sangat penting,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Mantan Rektor Unila periode 1997-2007 Prof. Muhajir Utomo. “Mahasiswa jangan hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga yang lain,” ucapnya.

Lain halnya dengan Rektor Unila periode 2015-2019 Prof. Hasriadi Mat Akin. Menurutnya, sepintar apa pun pemimpin jika tidak memiliki integritas tidak akan menjadi apa-apa, karena terdapat kompetensi lain yang harus dibawa ke dunia kerja. “Kontribusi IPK 4.0 itu hanya 17% membangun leadership, yang 83% integritas kejujuran, kesediaan, dan disiplin,” tuturnya.

Ia menambahkan, untuk menjadi pemimpin yang baik harus memiliki kemampuan kreatif dan inovatif, mempunyai raga yang prima, dan mempunyai rasa.

Dalam closing statement-nya, Muhajir berharap, untuk mencapai visi Unila menjadi top ten 2025 tidak hanya berjalan dari satu arah. “Semua kegiatan kemahasiswaan harus mendukung itu. Dan tentu Pak Rektor akan melakukan upaya-upaya bagaimana top ten terwujud,” pungkasnya.

Laporan: Hafifah Azahra

Editor.   : Rohimatus Salamah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen + four =