Unila Adakan Seminar Nasional, Upayakan Kurangi Maraknya Hoaks Selama Pandemi

187 dibaca

teknokra.com: “Hoaks kian menjamur di masa pandemi seperti saat ini, oleh karena itu kita perlu pandai mendeteksi cara mengetahui sebuah informasi apakah hoax atau bukan,” ujar Septriana Tangkary (Direktur Informasi dan Komunikasi Pereknomian dan Maritim Kemenkominfo), pada Selasa (7/9) via Zoom Meeting.

Dalam Seminar Nasional Karakter Bangsa dengan “Membangun Komunikasi dan Informasi Publik Yang Kuat Dalam Mencegah Hoaks Di Masa Pandemi Covid-19”, ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek kebenaran sumber informasi dengan mencari tahu serta bertanya pada narasumber terpercaya.

“Banyak sekali terjadi penyebaran berita bohong, karena banyak orang yang menggunakan media sosial untuk mencari informasi, dan hal tersebut dimanfaatkan untuk melakukan tindakan kriminal dengan menyebarkan berita bohong ke media sosial,” ujarnya.

Zahrotur Rusyda H., dosen Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran mengungkapkan bahwa penggunaan gatget tertinggi terdapat pada pemakaian sosial media, kemudian disusul dengan akses pembelajaran, menonton film, berkirim pesan via email, dan game online.

“Generasi Y memiliki ciri-ciri yakni komitmen terhadap sesuatu yang rendah, mementingkan hasil yang instan, dibandingkan dengan proses, dan generasi ini merupakan generasi terpelajar dan untuk generasi Y ini juga intensitas dalam penggunaan gadget yang sangat tinggi,”jelasnya.

Diikuti oleh kurang lebih 270 peserta, seminar nasional tersebut merupakan salah satu rangkaian acara dari Dies Natalis Universitas Lampung ke-56.

Sekretaris Pelaksana, Masdar Helmi mengatakan bahwa acara ini bertujuan agar masyarakat luas bisa senantiasa berhati dalam bermedia sosial dan tidak mudah termakan hoaks.

“Diharapkan masyarakat mampu menggunakan media sosial dan juga internet secara bijak dan juga mampu membedakan mana berita yang fakta dan mana berita yang hoaks, dan tidak serta merta memakan mentah-mentah berita yang diterima,” pungkasnya.

Penulis: Fajar Hendra Jaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 − one =